Relasi

Pemikiran dan ide-ide cemerlang mungkin saja berasal dari satu orang, namun jarang sekali ide-ide tersebut muncul dan dapat dilaksanakan tanpa bantuan orang lain.

Meminta bantuan orang lain bukanlah hal yang memalukan. Di Isotia, kami melakukannya setiap saat untuk meraih tujuan dari apa yang kami lakukan.

Berikut ini beberapa nama yang membantu kami dengan usaha mereka yang luar biasa ketika Isotia baru mulai berdiri:

2 Magne literary agentMagne Hovden
Magne, seorang agen penulis, menjadi orang paling penting di awal berdirinya Isotia. Ia melakukan kontak dengan Isotia ketika Isotia masih berusia sangat muda, dan ia ikut serta mempromosikan The Forgotten Massacre.

Magne, yang juga seorang penulis, tinggal di Arctic Circle (Lingkaran Kutub Utara) di utara Norwegia. Di sana terkenal dengan fenomena matahari di tengah malam. Walaupun ia tidak melihat matahari selama tiga bulan di musim dingin, namun di musim panas yang berlangsung sangat pendek, siang hari dapat dinikmati selama 24 jam.

fj 1Friedrich Joost
Friederich adalah kawan lama dan teman diskusi yang menyenangkan. Sebagai seorang desainer grafis, ia telah mendesain cover buku Backlog (Aschehoug, 2000). Selain itu mendesain cover buku Må Gud Bevare Amerika (Isotia, 2006) dan Den Glemte Massakre (Isotia, 2007). Desainnya juga digunakan untuk e-book The Forgotten Massacre edisi bahasa Inggris.
Friedrich juga dikenal di dunia internasional karena desain-desain logo hasil karyanya.
Friedrich tidak hanya piawai di bidang desainer grafis. Ia juga seorang pelukis soul-painting (lukisan jiwa). Silakan melihat-lihat dunianya yang indah.

3 Hans oversætter dansk til engelskHans-Henrik Pedersen
Hans-Hendrik, yang pada saat itu tinggal di New York, melakukan pekerjaan yang tak ternilai untuk Isotia. Ia dengan sukarela menerjemahkan buku Peer Holm Jorgensen yang berjudul “Den Glemte Massakre” dari bahasa Denmark ke bahasa Inggris menjadi The Forgotten Massacre, ketika Penerbit Mizan di Indonesia meminta naskah lengkap sebelum mengambil keputusan untuk menerbitkan buku ini dalam bahasa Indonesia. Hans-Hendrik adalah seorang kawan baik yang bekerja sama dengan Isotia Writing Concept.


foto Ayu FBGusti Nyoman Ayu Sukerti

Berasal dari Bali dan memiliki latar belakang pendidikan dalam bidang Linguistik. Ia bekerja sebagai dosen bahasa Inggris di Politeknik Negeri Bali dan juga bekerja sebagai penerjemah lepas untuk penerbit Noura Books. Selain dunia pendidikan, minat utamanya adalah dunia literatur. Ia telah menerjemahkan beberapa buku termasuk di antaranya salah satu novel penuh inspirasi karya Peer Holm Jørgensen, The Missing History, yang mengungkap bagian sejarah penting bangsa Indonesia.

logo med tekst 150